Manchester City Kalah ,Bravo Dapat Kartu Merah.

Claudio bravo, barcelona, Manchester City, UEFA Champion League, liga Champions

Claudio Bravo Mendapat kartu merah

Pertandingan melawan Barcelona pada hari Kamis tanggal 20 Oktober 2016 minggu lalu memang berbuntut tidak menyenangkan bagi Manchester City. Bayangkan saja pertandingan di minggu ke tiga dalam ajang kompetisi UEFA Champions League membuat tim asuhan Pep Guardiola harus bertekuk lutut saat melawan Barcelona. Mereka telah menerima bola di perut gawang mereka sebanyak empat kali dengan tanpa balasan.

Kekalahan di Stadion Camp Nou pada dasarnya tak merubah posisi klasemen sementara di Group C Liga Champions namun membuat jarak poin yang dibutuhkan untuk mengejar peringkat puncak yaitu Barcelona semakin jauh terpaut 5 poin. Artinya jika The Citizen ingin menduduki peringkat tersebut maka dalam dua pertandingan kedepan mereka harus selalu menang dan Barcelona harus selalu kalah. Agak sulit dibayangkan jika Barcelona terus menerus kalah.

Nilai skor yang dikantongi oleh Barcelona kemarin berasal dari Lionel Messi, yang tidak hanya menyumbangkan 1 atau 2 angka, melainkan 3 angka berturut turut dimenit ke 17, menit ke 61 dan menit ke 69. Sedangkan sisanya disumbangkan oleh Neymar dimenit ke 89. Sebenarnya ada kesempatan Barcelona untuk menambah angka lagi dari penalti dimenit ke 87, untungnya Neymar gagal mengeksekusinya.

Yang sangat disayangkan lagi adalah saat Claudio Bravo sang kiper Manchester City, menjaga gawang di luar kotak gawangnya dan memblok bola. Hasilnya adalah Ia dihadiahi sebuah kartu merah oleh wasit. Hal ini Ia lakukan saat ingin memberikan passing namun tendangannya lemah dan malah jatuh ke kaki Luis Suarez.

“Saat 10 pemain menghadapi 11 pemain, pertandingan menjadi terbuka dan terlebih kami menghadapi tim yang sangat bagus dengan pemain yang hebat. Sebenarnya kami punya cukup peluang untuk mencetak gol. Tapi setelah kartu merah,  pertandingan ini sudah selesai,” sesal Guardiola setelah pertandingan. Guardiola juga mengatakan bahwa kelalaian yang dibuat Bravo ketika melawan Barcelona tak akan mengubah penilaiannya kepada sang kiper.

“Saya telah berbicara dengan Claudio Bravo, dia kecewa tapi itu bagian dari permainan. Sepakbola adalah permainan kesalahan, dia tahu apa yang dia lakukan. Walaupun demikian, sampai hari terakhir saya sebagai pelatih, saya akan tetap berusaha bermain dengan kiper kami,” lanjutnya.

Advertisements